Bakesbangpol Bangkalan Perkuat Peran Satgas Terpadu, Tekan Premanisme dan Jaga Iklim Investasi

Redaksi | News
oleh

PEMERINTAH Kabupaten Bangkalan terus memperkuat upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan sosialisasi Satuan Tugas (Satgas) Terpadu.

Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus menekan potensi gangguan sosial seperti premanisme.

Dalam kegiatan yang digelar di wilayah Kecamatan Burneh pada Rabu (22/04), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbang) Kabupaten Bangkalan, Moh Yakub, menegaskan bahwa keberadaan Satgas Terpadu merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan kelompok-kelompok yang bergerak di luar koridor hukum, termasuk praktik premanisme, berpotensi mengganggu harmoni kehidupan bermasyarakat dan menghambat laju pembangunan.

“Keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama bagi terciptanya kesejahteraan dan masuknya investasi. Jika ini terganggu, maka dampaknya akan luas,” ujarnya dalam sambutan.

Moh Yakub juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembentukan Satgas Terpadu.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh upaya pencegahan, penanganan, hingga pembinaan terhadap kelompok yang menyimpang dari aturan.

Pihaknya juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap organisasi kemasyarakatan agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang bertentangan dengan hukum maupun nilai-nilai luhur bangsa.

“Kami berkomitmen untuk bekerja sama agar tidak ada lagi pihak yang memanfaatkan organisasi kemasyarakatan di luar tujuan yang semestinya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bakesbang juga mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk berperan aktif dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Menurutnya, peran mereka sangat vital dalam menyampaikan pesan moral, kedamaian, serta kepatuhan terhadap hukum kepada masyarakat luas.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dapat memperkuat nilai-nilai kerukunan serta mencegah potensi konflik sosial.

“Mari kita jadikan Burneh sebagai wilayah yang aman, tertib, dan sejahtera,” imbuhnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menolak segala bentuk praktik yang bertentangan dengan hukum.

Kepala Bakesbang menutup sambutannya dengan harapan agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi seluruh elemen masyarakat.

“Semoga kegiatan ini membawa dampak positif dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif,” pungkasnya.