Tutup PDWK, Kakankemenag Bangkalan: Impelementasikan Ilmu yang didapat, Diseminasikan dengan Teman Sejawat

Redaksi | agama
oleh

KLIKSURABAYA.CO.ID-Akhmad Sururi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan, menutup secara resmi PDWK (Pelatihan di Wilayah Kerja) Metodologi Pembelajaran pada Jumat (7/4) di Gedung Keterampilan Lt. 3, MAN Bangkalan. Dalam sambutannya, Sururi berpesan kepada 40 peserta pelatihan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapat dan mendiseminasikannya dengan teman sejawat.

 

 

 

Menurut Sururi, pelatihan adalah salah satu cara untuk merefresh dan mengupgrade kembali keilmuan, tapi akan menjadi hal yang sia-sia jika tidak diterapkan setelah kembali ke tempat kerja masing-masing.

 

 

 

Dia juga menambahkan bahwa MGMP atau organisasi profesi juga bisa dijadikan wahana untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas. “Di Bangkalan memang 90% didominasi oleh madrasah swasta, oleh karena itu, sangat wajar jika guru-gurunya sangat merindukan pelatihan,” imbuhnya, “maka, guru yang dapat ilmu harus bisa menularkan ke rekannya yang tidak ikut pelatihan melalui wadah MGMP tersebut.”

 

 

 

 

 

Sururi kemudian menyebutkan metodologi pembelajaran adalah hal yang penting pada proses belajar mengajar karena metodologi yang dipakai saat pembelajaran menentukan kualitas seorang guru. “Guru yang profesional ditandai dengan bervariatifnya metodologi yang digunakan selain kemampuan penguasaan materi,” imbuhnya.

 

 

 

 

Diakhir sambutannya, Kakankemenag berterimakasih kepada Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya yang telah menyelenggarakan PDWK di Kabupaten Bangkalan dan kepada peserta yang sangat antusias mengikuti pelatihan dengan pola blended learning tersebut. “Jadikan ini spirit untuk mendidik anak-anak dan meningkatkan mutu pembelajaran,” tandasnya.

 

 

 

Pelatihan yang diselenggarakan selama tujuh hari yang dibagi menjadi tiga hari daring dan empat hari klasikal ini memberikan penghargaan kepada tiga peserta pelatihan terbaik yaitu:

1. Abu Bakrin dari MTs Darussalam Modung

2. Askin dari MTsN Bangkalan

3. Anna Wawaiyah dari MTs Darul Mannan (Rls)