BANGKALAN.KLIKSURABAYA.CO.ID-Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran penting guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam menyiapkan generasi masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan, Lutfiana Lukman Hakim, saat menghadiri peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Bangkalan yang digelar di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (22/8/2026).
Mengusung semangat kebersamaan yang bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus HIMPAUDI, para guru PAUD, serta sejumlah mitra dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Lutfiana menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru PAUD yang selama ini menjalankan pengabdian dengan penuh kesabaran, kasih sayang, dan ketulusan.
Menurutnya, menjadi guru PAUD bukan sekadar menjalankan tugas mengajar. Lebih dari itu, guru PAUD memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini sekaligus menjadi teladan dalam proses tumbuh kembang mereka.
“Terima kasih atas pengabdian Ibu dan Bapak. Terima kasih karena tetap hadir ketika lelah, tetap tersenyum meskipun banyak keterbatasan, dan telah memilih untuk mengabdi demi anak-anak bangsa,” ungkap Lutfiana.
Ia menilai, perjalanan HIMPAUDI selama 21 tahun telah menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pendidikan anak usia dini, termasuk di Kabupaten Bangkalan.
Lutfiana juga mengakui bahwa besarnya pengabdian guru PAUD tidak selalu berbanding lurus dengan apa yang diterima. Namun demikian, nilai perjuangan dan kontribusi para pendidik PAUD bagi masa depan bangsa sangatlah besar.
“Penghasilan boleh jadi sederhana, tetapi nilai pengabdian Ibu dan Bapak guru sungguh luar biasa. Dari tangan Ibu dan Bapaklah anak-anak belajar tentang kebaikan. Dari kesabaran Ibu dan Bapaklah tumbuh generasi masa depan,” tuturnya.
Ia berharap perjuangan HIMPAUDI dalam memperjuangkan kesetaraan dan peningkatan kesejahteraan guru PAUD dapat terus mendapatkan perhatian dan diwujudkan melalui kebijakan yang semakin berpihak kepada para pendidik.
“Gaji mungkin minimalis, tetapi semangat haruslah maksimalis,” pesannya.
Lutfiana juga mendorong HIMPAUDI Kabupaten Bangkalan untuk terus memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas para pendidik, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini.
“Semoga HIMPAUDI semakin maju, semakin solid, semakin sejahtera, dan semakin memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bangkalan,” harapnya.
Menutup sambutannya, Lutfiana menyampaikan bahwa setiap senyum, kesabaran, serta ilmu yang diberikan guru kepada anak-anak merupakan bentuk pengabdian yang bernilai dan diharapkan menjadi amal jariyah serta kebaikan yang terus mengalir.
“Guru PAUD adalah pendidik masa depan. Layak setara dalam penghargaan dan kesejahteraan,” tegasnya.
Peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Bangkalan diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas sekaligus meningkatkan penghargaan terhadap para pendidiknya.
Melalui guru PAUD yang berdedikasi, anak-anak Bangkalan diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu menjadi bagian dari kemajuan daerah serta Indonesia di masa depan.(***)







